Kompolnas Sebut Polisi Alami Kendala Mengusut Kasus Novel Baswedan



Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Andrea Poeloengan menyebut bahwa penyidik Polri mengalami kendala dalam mengusut kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Menurut Andrea, kendala yang dihadapi penyidik kepolisian untuk menemukan kejelasan kasus ini adalah, pemenuhan alat bukti yang ada.

"Informasi terakhir, yang diterima bahwa ada beberapa kendala dari penyidik terutama dalam pemenuhan alat bukti," kata Andrea saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta, Sabtu (24/3/2018).
Kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan masih menjadi misteri. Pasalnya, kasus ini hampir genap satu tahun pada April 2018 nanti.

Andrea melanjutkan, kecepatan penyelidikan atau penyidikan dalam satu kasus kejahatan tergantung pada beberapa hal diantaranya adalah, keseriusan penegak hukumnya. Tetapi, menurutnya, dalam kasus ini penyidik Polri sudaj cukup berusaha untuk serius guna mengungkap kejelasan teror tersebut.

"Kecukupan alat bukti, yang hingga saat ini Polri masih kesulitan. Tampaknya Polri butuh dukungan nyata dari para saksi termasuk korban sendiri," tutur dia.

Selain itu, sambung Andrea, harus ada kerjasama antara korban, saksi dan pihak lainnya untuk mengungkap suatu perkara. Dalam hal ini, dia mengimbau kepada seluruh pihak yang mengetahui informasi sekecil apapun untuk memberitahukan aparat kepolisian.

"Jangan ada info yang ditahan. Termasuk Polri harus diberikan keleluasaan untuk mengakses bukti bukti elektronik asli pada pihak Korban, rekan korban, keluarga korban maupun tempat kerja korban, yang dianggap terkait dengan perkara korban," papar dia.

Kompolnas, kata Andrea, memang tidak bisa memprediksi kapan kasus ini akan terungkap. Namun, kata dia semua bisa tergantung dari terbangunnya kerjasama yang baik dan tulus dari para penyelidik atau penyidik dan para pihak dari Novel itu sendiri, selain kecukupan alat bukti.

"Dihadapan hukum, seharusnya jika ada bukti tambahan, tanpa perlu dipanggil Novel Baswedan. Sebagai WNI yang baik dengan sukarela setelah berada di Indonesia menyerahkannya pada penyelidik/penyidik," tutup dia.


Kompolnas Sebut Polisi Alami Kendala Mengusut Kasus Novel Baswedan Kompolnas Sebut Polisi Alami Kendala Mengusut Kasus Novel Baswedan Reviewed by dzaky on 19.47 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.